
Informasi umum
Lahan195,702 Ha
Tutupan hutan47,626 Ha (2024)
Lahan pertanian87,053 Ha (2022)
Populasi312,061 (2024)
Tentang
Tentang Aceh Landscape Provinsi Aceh merupakan daerah penghasil komoditas yang sangat penting. Provinsi ini juga mencakup sebagian besar ekosistem Leuser, yang merupakan rumah bagi spesies unik seperti orangutan Sumatera, gajah Sumatera, dan badak. Ketiga spesies tersebut telah dimasukkan ke dalam daftar spesies yang terancam punah oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN). Kabupaten Aceh Tamiang khususnya memproduksi sejumlah produk penting seperti kelapa sawit, karet alam, pulp, dan kopi. Bekerja sama dengan pemangku kepentingan, HDI bertujuan untuk melindungi hutan alam yang tersisa di lahan pribadi, negara bagian dan masyarakat, dengan fokus pada ekosistem Leuser. IPM telah menghubungkan pemerintah Aceh Tamiang dengan pembeli minyak sawit utama seperti Pepsico dan Unilever, yang memiliki minat yang jelas dalam memisahkan minyak sawit dari deforestasi dan mencari solusi hemat biaya. Pemerintah, perusahaan kelapa sawit, dan IPM sedang menjajaki kemungkinan pembentukan Zona Pasokan Terverifikasi (VSA) di Aceh Tamiang. Tamiang telah menandatangani pakta PPI dengan Ikatan Pengusaha Kelapa Sawit Aceh Indonesia (GAPKI), Forum Konservasi Leuser (FKL), Yayasan Green Trade Initiative (HDI), Perhimpunan Kelompok Tani dan Nelayan Aceh Tamiang (KTNA), dan Kesatuan Pengelolaan Hutan Aceh (KPH) Wilayah III . Kolaborasi ini akan memastikan bahwa semua tujuan produksi minyak sawit berkelanjutan, perlindungan kawasan hutan dan area ekosistem Leuser, dan peningkatan kesejahteraan petani swadaya tercapai pada tahun 2023.


