
Tentang
Aceh Timur adalah rumah bagi bagian-bagian dari <span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW36444699 BCX8">Gunung Leuser Taman Nasional Nasional, situs Warisan Dunia UNESCO. Distrik ini membanggakan dataran rendah alami yang signifikan dan tropical peatland forests. It is juga <span class="NormalTextRun SCXW36444699 BCX8">critical habitat untuk highly charismatic species, seperti orangutan Sumatera, Sumatera gajah, dan badak. Ini adalah bagian dari Aceh Province, yang has around 3 juta hectares forest, sama dengan 55% tutupan hutan.
Aceh Timur membuat kontribusi terhadap produksi pertanian Indonesia, terutama melalui palm oil and rice cultivation. Palm oil is komoditas penting untuk pendapatan dan mata pencaharian regional, dan rice supports makanan security. Natural rubber and cocoa are juga produk penting. Sementara palm oil menimbulkan risiko deforestasi yang signifikan<span class="NormalTextRun SCXW36444699 BCX8"> ke Aceh Timur, pencapaian besar telah dibuat untuk mengatasi ancaman ini.
Tentang NISCOPS
National Initiatives for Sustainable and Climate Smart Oil Palm Smallholders (NISCOPS) - kemitraan antara IDH dan Solidaridad - menyatukan pemangku kepentingan utama untuk meningkatkan penggunaan lahan, menciptakan pendapatan yang lebih baik bagi petani kecil, dan mempromosikan pasar inklusif.
Pekerjaan di Indonesia bertujuan untuk mencapai rantai pasokan minyak sawit yang bebas deforestasi dan inklusif – menjaga integritas Leuser ekosistem sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan.
Meningkatkan penggunaan lahan
Deforestation in Aceh Timur meningkat secara signifikan pada tahun 2024, dengan a total 1.1kha hektar kehilangan hutan, melepaskan significant jumlah CO2. A deforestation tim pemantauan dan verifikasi kini telah didirikan di lanskap. Much deforestasi berpotensi terkait dengan ekspansi minyak sawit didorong oleh kegiatan pembukaan lahan di dua belas konsesi kelapa sawit yang ada di dekat Ekosistem Leuser.
The Aceh Green Growth Plan is developing kerangka kebijakan untuk melindungi High Conservation Value (HCV) areas. IDH bekerja dengan pabrik kelapa sawit untuk membantu meningkatkan produktivitas mereka dan menerapkan prinsip-prinsip Tanpa Deforestasi, Tanpa Gambut dan Tanpa Eksploitasi (NDPE) dalam rantai pasokan. A model manajemen zona penyangga sedang dikembangkan untuk meningkatkan hutan, mempromosikan sumber minyak sawit berkelanjutan, dan improve livelihoods. The Aceh Sustainable Palm Oil Roadmap - kebijakan provinsi - bertujuan untuk mencapai rantai pasokan bebas deforestasi.
Menciptakan pendapatan yang lebih baik dan pasar inklusif
NISCOPS bertujuan untuk mengintegrasikan petani kecil ke dalam rantai pasokan minyak sawit berkelanjutan yang bebas deforestasi, sambil menjembatani kesenjangan menuju pendapatan layak. Smallholder farmers benefit from training in Good Agricultural Practice (GAP) and akses ke keuangan, certification and markets, khususnya di area terpencil. Public-private partnerships,mendukung petani lokal untuk mencapai Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) and Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) certification. Palm oil productivity is also boosted melalui intensifikasi produksi cluster buah segar.
Mendukung wilayah Aceh Timur
Petani kecil menyumbang hampir sepertiga dari 52 juta ton produksi minyak sawit mentah Indonesia. Saat ini ada 197.340 ton of kelapa sawit Tandan Buah Segar (FFB) – atau 6,38 ton per hektar - produced di<span class="NormalTextRun SCXW36444699 BCX8"> district setiap tahun dengan huge potential untuk meningkatkan this.
Ada banyak peluang untuk mendukung lanskap yang luar biasa ini. Silakan klik tombol 'Hubungi Inisiatif' di sebelah kiri halaman ini untuk menghubungi.

